Mulailah dengan latihan ‘brain dump’ selama lima menit: tuliskan semua yang terlintas tanpa mengedit. Tujuannya bukan menyelesaikan semuanya, melainkan mengeluarkan ide sehingga ruang dalam kepala terasa lebih lapang.
Setelah itu, pilih tiga hal paling penting dari tulisan tadi. Buat daftar singkat prioritas yang bisa diselesaikan hari itu; format yang ringkas membantu menjaga fokus tanpa membebani.
Gunakan format pendek seperti poin atau kalimat satu baris. Catatan singkat lebih mudah dikembalikan dibaca dan lebih mungkin dipertahankan sebagai kebiasaan.
Cobalah jurnal tiga baris setiap malam: satu kalimat tentang pengalaman hari itu, satu hal yang membuat nyaman, dan satu rencana kecil untuk besok. Rutinitas ini sederhana tapi memberi kontinuitas.
Simpan alat tulis favorit di tempat mudah dijangkau; buku kecil di meja atau aplikasi pencatat di ponsel yang khusus untuk catatan singkat. Kepraktisan membuat kebiasaan lebih mudah dipertahankan.
Berikan diri ruang untuk meninjau catatan akhir pekan—bukan untuk menilai, tapi untuk menyusun ulang prioritas. Proses singkat ini membantu menjaga alur pikiran tanpa menjadi beban.
Ingat bahwa tujuan mencatat singkat bukan untuk menyelesaikan semua perkara sekaligus, melainkan memberi struktur kecil yang mendukung kelancaran hari demi hari.
